• Afrika Selatan
  1. Jangan berbicara dengan tangan disaku.
  2. Hindari membuat tanda ” V ” dengan jari tangan.
  3. Jangan memasukan jari di antara telunjuk dan jari tengah.
  4. Dalam pertemuan, tepatilah waktu; berdirilah tegak waktu berbicara; hindari topik-topik politik.
  • Amerika Serikat
  1. Orang-orang Amerika bukan orang-orng yang suka bersentuhan.
  2. Mereka biasanya menghindari kontak ( jarak ) yang dekat sekali.
  3. Tangan digunakan bebas saat berbicara
  4. Ibu jari dan telunjuk bersma-sama membentuk lingkaran dengan ketiga jari lainnya lepas ( berdiri renggang ), berarti : ” oke ” atau ” segala sesuatunya beres” .
  5. Pertemuan-pertemuan biasanya dimulai tepat pada waktunya; kadang-kadang pertemuan tersebut berlangsung lebih lama daripada menurut jadwal, namun tak ada orang yang tersinggung bila pertemuan diakhiri sesuai jadwal.
  • Argentina
  1. Orang-orang umumnya berdiri berdekatan pada waktu berbicara, kadang-kadang sambil menyentuh bahu.
  2. Hindari isyarat-isyarat tangan.
  3. Dalam pertemuan, lakukan kontak mata.
  • Australia
  1. Hindari berbicara dengan tangan di saku.
  2. Jangan mengunyah permen karet pada waktu berkunjung atau pertemuan.
  3. Dalam pertemuan, gunakan nada suara resmi.
  • Belanda
  1. Tidak lazim menyentuh orang lain pada waktu berbicara.
  2. Mengunyah permen karet atau beridir dengan tangan disaku tidak sopan.
  3. Memberi isyarat kepada seseorang dengan tangan merupakan suatu hal yang normal.
  4. Melambaikan tangan kepada seseorang dari jarak jauh dapat diterima.
  • Bolivia
  1. Gunakan tangan, mata, dan ekspresi wajah untuk berkomunikasi.
  2. Menepuk bahu merupakan tanda persahabatan.
  3. Jari tangan yang dilambaikan dengan tangan menurun merupakan isyarat untuk memanggil (anak-anak).
  4. Dalam pertemuan, bicaralah dengan nada resmi;lakukan kontak mata.
  • Brasil
  1. Hindari isyarat “oke” Amerika; itu tak senonoh.
  2. Dalam pertemuan, gunakan nada suara resmi.
  • Cile
  1. Duduk tegak di kursi.
  2. Hindari isyarat-isyarat tangan ; tangan ; hanya pelayan restoran yang dipanggil dengan isyarat tangan.
  3. Dalam pertemuan, bicaralah dengan nada bersahabat dan lembut; cerita atau banyolan dapat diterima.
  • Kolombia
  1. Jangan bertelanjang kaki.
  2. Jangan menaruh kaki diatas mebel.
  3. Orang memanggil orang lain dengan melambaikan jari-jari tangan atau seluruh tangan dan telapak tangan menghadap ke bawah.
  4. Dalam pertemuan, hindari diskusi tentang politik.
  • Cost Rica
  1. Jangan mengepalkan tangan dengan ibu jari tersembul diantara telunjuk dan jari tengah.
  2. Pada waktu makan, kedua tangan harus ada di atas meja.
  3. Dalam pertemuan, kontak mata tidak terlalu penting pada saat berbicara.
  • El Salvador
  1. Jangan menunjuk kepada seseorang dengan jari tangan atau mengarahkan kaki ke arah seseorang.
  2. hanya teman akrab yang dipanggil dengan lambaian tangan.
  3. Orang-orang pribumi menggunakan tangan dan kepala secara ekstensif untuk menyatakan perasaan. Dalam pertemuan, kontak mata penting.
  • Equador
  1. Sebaiknya jangan menggunakan kepala untuk menyatakan ya atau tidak.
  2. Menyentuh orang sejenis ( kelamin yang sama ) dapat diterima engan menunjukan persahabatan.
  3. Hindari gerakan tangan yang berlebihan.
  4. Dalam pertemuan, hindari topik-topik politik.
  • Fiji
  1. Orang memanggil orang lain dengan melambaikan seluruh tangan dengan telapak dibawah.
  2. Bersilang tangan pada saat berbicara menunjukan penghurmatan.
  3. Kontak mata layak dilakukan pada saat berbicara dengan seseorang.
  • Filipina
  1. Sebagian besar adat istiadat Amerika dapat diterima.
  2. Cara menyapa sehari-hari bagi teman laki-laki dan wanita dengan menjabat tangan.
  3. Orang asing tidak boleh mengkritik seseorang atau lembaga, meski secara bergurau.
  4. Dalam pertemuan, orang-orang Filipina boleh mengkritik sesamanya tapi tidak menyukai kritik dari orang luar.
  • Finlandia
  1. Bersilang tangan merupakan tanda keangkuhan.
  2. Hindari isyarat-isyarat yang berlebihan.
  3. Dalam pertemuan, pembicara berdiri tegak; hindari lelucon berlebihan; lihat mata orang pada saat berbicara.
  • Indonesia
  1. Umumnya lelaki tidak menyentuh wanita di muka umum, kecuali menjabat tangannya.
  2. Penduduk pribumi tidak menerima orang-orang ( asing ) berciuman di muka umum.
  3. Jangan memanggil seseorang dengan menggunakan isyarat, kecuali memanggil anak-anak atau tukang becak.
  4. Umumnya orang tidak memasukkan tangan di saku ( pada saat berbicara ).
  5. Jangan memberikan atau menerima sesuatu dengan tangan kiri.
  • Inggris
  1. Isyarat-isyarat berlebihan seperti menepuk punggung atau merangkul bahu dengan lengan harus dihindari.
  2. Gunakan isyarat tangan sekali-kali.
  • Kanada
  1. Hindari isyarat-isyarat dengan jari tangan.
  2. Satu jari yang tertuju pada satu sisi kepala merupakan simbol ” tidak waras ” atau gila.
  3. Jangan menatap wanita.
  4. Dalam pertemuan, bicaralah secara langsung kepada deluruh kelompok.
  • Korea
  1. Postur yang layak ketika duduk atau berdiri perlu diperhatikan.
  2. Gunakan kedua tangan ketika memberikan sesuatu kepada orang lain.
  3. Dalam pertemuan, kacamata gelap dilepaskan ketika berbicara.
  • Lebanon
  1. Isyarat-isyarat digunakan secara bebas.
  2. Orang-orang berdekatan ketika bercakap-cakap.
  3. Berjabat tangan pantas dilakukan dalam peristiwa – peristiwa bisnis, biasnya disertai dengan sedikit anggukan kepala.
  4. Dalam pertemuan, sedikit lelucon boleh diceritakan untuk membangkitkan minat pendengar.
  • Malaysia
  1. Untuk memanggil orang, telapak tangan dihadapkan ke bawah dan seluruh tangan dilambaikan dengan lambaian menurun.
  2. Gunakan kedua tangan ketika memberikan atau menerima bingkisan.
  3. Dalam pertemuan, ketepatan waktu diharapkan.
  • Meksiko
  1. Panggilah orang dengan melambaikan tangan dengan lambaian menurun.
  2. Taruhlah kedua tangan diatas meja ketika sedang makan.
  3. Dalam pertemuan, tidak usah terlalu peduli tentang waktu dan jadwal ; jangan merendahkan diri dan terlalu agresfi; hindari topik-topik politik.
  • Muangthai
  1. Jangan menyentuh kepala seseorang atau mengulurkan sesuatu lewat atas kepala.
  2. jangan menaruh kaki diatas meja ( yang mengarah ke kepala orang lain ).
  3. Kebanyakan lelaki berjabat tangan ; wanita tidak.
  4. Cara menyapa Muangthai yang tradisional adalah wai ; kedua telapak tangan disatukan dalam posisi dekat dada; semakin tinggi letak kedua tangan itu, semakin sopan.
  5. Orang-orang biasanya membungkukan badan ketikan melakukan wai ; semakin rendah bungkukannya, semakin sopan.
  6. Dalam pertemuan, sebelum dimulai pertemuan itu, harus ada obrolan informal dan pujian tentang negeri itu.
  7. Orang-orang Thai adalah orang-orang yang rendah hati.
  8. Jangan berbicara terlalu keras atau memperlihatkan kemarahan.
  9. Mengkritik orang lain tidak disukai.
  10. Orang-orang biasanya datang terlambat ke tempat-tempat pertemuan.
  • Norwegia
  1. Hindari kotak fisik di muka umum.
  2. Biasanya, berjabat tangan dilakukan dalam situasi-situasi formal untuk menunjukan rasa hormat.
  3. Dalam pertemuan, penting menepati waktu ; semua anekdot harus universal, jangan dari negeri atau budaya sendiri.
  • Panama
  1. Anggukan kepala merupkan cara menyapa yang lazim di antara kawan-kawan.
  2. Berjabat tangan lazim dilakukan dilakukan dalam pertemuan-pertemuan bisnis.
  3. Jangan menggunakan tanda oke Amerika.
  4. Melambaikan tangan dengan talapak tangan di atas adalah cara memanggil ” ke sini “.
  5. Dalam pertemuan terjadwal, biasanya pertemuan terlambat setengah jam ; jangan memastikan waktu kapan pertemuan akan berhenti ; kontak mata penting.
  • Paraguay
  1. Isyarat-isyarat dengan menyilangkan jari dapat dianggap ofensif.
  2. Jangan gunakan isyarat oke Amerika.
  3. Untuk memanggil seseorang, telunjuk digerakkan ke belakang dan ke muka dengan telapak tangan di atas ; tapi ini merupakan isyarat yang intim ; lebih baik memanggil nama orangnya.
  4. Dalam pertemuan-pertemun, pujian-pujian tentang pribadi bebas dinyatakan.
  • Peru
  1. Orang-orang berdiri berdekatan ketika bercakap-cakap, melakukan kontak mata yang konstan.
  2. Baik kaum lelaki ataupun kaum wanita berjabat tangan ketika berpisah.
  3. Lambaian tangan dapat digunakan untuk memberhentikan taksi.
  4. Untuk memanggil orang, lambaikan jari-jari tangan dengan telapak tangan menurun. Dalam menghadiri pertemuan, tamu sebaiknya segera datang, meskipun orang-orng lainnya tidak; kontak mata penting.
  • Portugis
  1. Orang-orang Portugis tidak menggunakan banyak isyarat.
  2. Cara yang paling baik adalah menjabat tangan yang hangat dan kuat.
  3. Untuk memanggil seseorang, ulurkan lengan dengan telapak tangan di bawah dan lambaikan jari-jari.
  4. Pertemuan-pertemuan biasanya diatur rapi dan formal ; orang-orang Portugis tidak menekankan ketepatan waktu dalam pertemuan, namun seorang tamu harus segera datang.
  • Perancis
  1. Menceklekkan jari tangan dan menepukan telapak tangan ke kepalan tangan merupakan isyarat-isyarat tak sopan.
  2. Dalam pertemuan, jangan mebicarakan politik ; hindari berbicara dengan tangan di saku.
  • Samoa
  1. Berselonjor kaki merupakan isyarat tak sopan, bila dilakukan di muka orang lain.
  2. Orang-orang Samoa mengartikan secara harfih sesuatu yang dikatakan orang, dalam pertemuan ; otoritas pembicara penting.
  3. Orang-orang Samoa sering menjawab dengan cara yang diharapkan oleh pendengarnya ; mereka menghargai pidato yang baik.
  4. Jangan berbicara tentang binatang dalam pembicaraan-pembicaraan.
  • Selandia Baru
  1. Isyarat nebeng ala Amerika ( tangan terkepal dengan ibu jari secara horisontal mengarah ke tujuan ) merupakan isyarat tidak sopan.
  2. Berjabat tangan dapat diterima ; juga melambaikan tangan dari jauh.
  3. Pertemuan-pertemuan diharapkan dimulai tepat pada waktunya, namun jangan kaget bila tidak.
  4. Orang-orang Selandia Baru mewarisi banyak ciri atau karakteristik orang-orang Inggris.
  • Singapura
  1. Jangan menyentuh kepala orang lain.
  2. jangan mengarahkan kaki kepada seseorang.
  3. Berjabatan tangan merupakan cara menyapa ( menyambut atau memberi ucapan selamat ) paling umum, dengan sedikit membungkukkan badan.
  4. Pengaruh Inggris cukup kuat di Singapura.
  • Skotlandia
  1. Isyarat nebeng kendaraan ala Amerika merupakan isyarat tidak sopan.
  2. Gunakan isyarat tangan sekali-sekali saja.
  3. Dalam pertemuan, pembicara hendaknya bersikap cukup formal ; jangan berdiskusi tentang politik.
  • Spanyol
  1. Untuk memanggil seseorang, lambaikan jari-jari tangan dengan telapak tangan di bawah.
  2. Jangan membiarkan tangan di saku.
  3. Di restoran, pelayan di panggil dengan mengacungkan tangan.
  4. Pertemuan-pertemuan dimulai tepat pada waktunya ; dasi dan jaket merupakan pakaian yang lazim untuk dipakai pada sebuah pertemuan.
  5. Orang-orang Spanyol merasa kewajiban merekalah untuk memperbaiki kekeliruan yang mereka lihat ( dalam pertemuan ).
  • Swedia
  1. Hindari isyarat-isyarat berlebihan.
  2. Jangan membiarkan tangan di saku.
  3. Dalam pertemuan, tegakkan badan ; isyarat-isyarat seminimal mungkin ; kontak mata penting ; ketepatan waktu penting.
  • Swiss
  1. Duduk seenaknya menunjukan perilaku buruk.
  2. Berjabatan tangan lazim dilakukan kaum lelaki dan kaum wanita.
  3. Pertemuan-pertemuan dimulai tepat pada wkatunya ; postur yang santai tanang perlu diperhatikan.
  • Uruguay
  1. Garpu dipegang oleh tangan kiri ketika makan.
  2. Kaki jangan diangkat, harus di lantai.
  3. Berjabatan tangan dengan kuat merupakan bentuk sapaan paling umum.
  4. Dalam pertemuan, ketepatan waktu tidak penting.
  5. Pertemuan-pertemuan diharapkan diatur rapih dan formal.
  6. Jangan mendiskusikan politik dan komunisme.
  • Venezuala
  1. Disarankan duduk tegak di kursi.
  2. Berjabat tangan lazim dilakukan.
  3. Dalam pertemuan, lakukan kontak mata.

http://blogs.unpad.ac.id/lia06/2011/04/21/komunikasi-non-verbal-di-seluruh-penjuru-dunia/