1. Menentukan target.
Kita harus menentukan terlebih dahulu pasangan seperti apakah yang akan kita cari. misalnya kita mau yang agak nakal, ya kita bisa cari di diskotik, atau mau pasangan yang biasa aja kita bisa cari di kantor, atau pasangan yang rohani kita bisa cari di tempat ibdah (untuk yang rohani gw si ga menjamin dia pasti bener ya, soalnya gw banyak nemunin orang yang aktif di tempat ibdah tapi kelakuannya lebih bejat dari yang paling bejat justru ini yang patut di waspadai)

2. Carilah pasangan yang seimbang dengan kita.
kita harus berkaca diri juga sebelum kita menentukan target pasangan kita. jangan muluk2 terlalu cakep carinya nanti ndak dapet2, dan jangan juga terlalu pasrah, nanti malah bosen dan ujung2 nya selingku malah kasian anak orang.
dari sisi ekonomi juga begitu, kalau kita memang sanggup menanggung, kita cari yang dari sisi ekonomi bagaimana juga tidak masalah, namun jika kita belum cukup kuat topangan ekonominya, adabaiknya kita memilih yang sederajat / diatas sedikit, jangan terlalu jauh perbedaannya nanti pasti akan menimbulkan kesenjangan, karena perlu di catat, segala sesuatu yang menyangkut tentang uang pasti sensitif.

3. mencari pasangan adalah mencari pendamping, bukan mencari seseorang untuk dirubah.
Terkadang kita ketika pendekatan, kita menemukan suatu sisi yang kurang dari pasangan kita, lalu kita anggap bahwa kita bisa merubah dia sesuai dengan apa yang kita mau. misalnya : kita tau pasangan kita merokok dan kita tidak suka pasangan merokok. dalam hati kita pasti berfikir, nanti bisa di ubah jadi ndak merokok. pandangan ini sangatlah salah besar karena suatu kebiasaan yang telah terbentuk akan susah untuk di ubah, apalagi sifat dasar.
makanya jika kita tidak suka pasangan yang merokok, kita carilah yang tidak merokok, lupakan anggapan bahwa kita bisa merubah dia menjadi berhenti merokok.

4. Faktor keluarga.
terkadang kita melupakan faktor yang 1 ini, tapi harus di catat, faktor keluarga juga memegang peranan penting dalam hubungan kalian, apalagi orang tuanya. kita tau manusia adalah mahluk sosial, jika kita sudah memilih pasangan kita apalagi kita hendak menuju ke hubungan yang serius, faktor keluarga si pasangan memegang peranan penting, selain orangtua, saudara2 si doi pun bisa juga menjadi batu sandungan, karena kita harus juga bersosialisasi dengan saudara2 nya (makanya kalo si doi sodaranya segambreng si repot juga. hahahah)

5. Faktor lingkungan
Faktor lingkungan memegang peranan penting dalam pembentukan karakter seseorang selain dari lingkungan keluarga.
kita bisa melihat pasangan kita seperti apa jangan dari sifatnya dia ke kita, tapi lihatlah dari lingkungan dan teman2 sepermainannya. karena seseorang bisa cocok dengan teman sepermainannya karena dia setipe alias mempunyai sifat yang sama makanya jika kita tau si doi bergaul dengan teman2 nya yang agak2 glamour, maka bisa di pastikan dia juga termasuk yang glamour juga.